Reboot? Remake? Sekuel? Prekuel? Spin- Off? Cross- Over?

Mengembangkan sebuah franchise adalah langkah termudah yang dapat dilakukan oleh produser film. Pasalnya tanpa harus capek- capek, fanbase yang sudah ada pasti akan penasaran untuk melihat kelanjutan franchise tersebut.

Namun semakin kreatifnya dalam membuat franchise banyak bermunculan istilah- istilah baru dari sebuah franchise. Apakah ini sebuah reboot? Atau remake? Lalu apa itu prekuel, sekuel, Cross- Over dan spin- off? Saya akan coba membahas satu per satu di artikel ini.

SEKUEL

Sekuel diartikan sebagai sebuah kelanjutan kontinuitas sebuah cerita yang sudah dihadirkan di karya sebelumnya. Dalam bahasa sederhana, kelanjutan cerita. Dalam menyebutkan sebuah sekuel, masih banyak orang yang keliru dengan nomer jilid film tersebut. Seperti Iron Man 3 sekuel ke-3 Iron Man, Shrek 2 sekuel ke-2 Shrek. Padahal penyebutan yang benar adalah berapa longkap dari film yang ingin sebelumnya ke film setelahnya. Jadi penyebutan yang benar adalah Iron Man 3 adalah sekuel ke-2 Iron Man dan Shrek 2 adalah sekuel pertama Shrek.

Contoh: The Dark Knight, Gremlins 2, The Lost World: Jurassic Park, Before Midnight, Toy Story 3, Die Hard With A Vengeance

PREKUEL

Kebalikan dari sekuel, prekuel adalah sebuah karya yang menceritakan kejadian yang terjadi di film sebelumnya. Seperti, trilogi The Hobbit prekuel dari trilogi The Lord of The Rings, Hannibal Rising prekuel dari Silence of The Lambs. Terkadang banyak yang menyebut prekuel dengan sebuah runutan kejadian franchise meskipun film yang menceritakan kejadian sesudahnya dibuat terlebih belakangan. Penyebutannya pun hampir sama dengan sekuel. Iron Man adalah prekuel ke-2 nya Iron Man 3 dan Shrek adalah prekuel pertama dari Shrek 2.

Contoh: Dumb and Dumber: When Harry Met Lloyd, The Godfather Part II, Oz: The Great and Powerful, Monsters University, Star Wars Episode I: The Phantom Menace, Prometheus

REMAKE

Untuk masalah remake dan reboot memanglah sangat tricky. Pasalnya hanya terdapat perbedaan tipis di antara keduanya. Untuk remake adalah penceritaan kembali sebuah film (baik dirombak total ataupun setia dengan aslinya) yang belum menjadi sebuah seri. Seperti halnya The Mummy adalah sebuah remake dari film The Mummy jadul. Dracula adalah sebuah remake dari film Dracula jadul.

Contoh: Scarface, 3:10 To Yuma, Cape Fear, The Fog, Death Race, Wild Card

REBOOT

Lain halnya dengan reboot. Jika remake menceritakan kembali sebuah film yang sudah menjadi seri atau diangkat dari sebuah franchise. Tidak perduli cerita tersebut dirombak total atau tetap setia dengan aslinya. Ada film yang murni disebut sebuah reboot dari franchise seri film yang sudah ada seperti Rise of The Planet of The Apes dan RoboCop. Tapi ada juga yang disebut reboot karena diadaptasi dari franchise media lain di luar film. Seperti komik dan video game,  meskipun versi filmnya tidak memiliki sekuel. Contohnya: Hitman: Agent 47, Punisher: Warzone, dan The Incredible Hulk.

Contoh: Man of Steel, Jack Ryan, Casino Royale, Alex Cross, The Amazing Spider- Man, Star Trek

SPIN- OFF

Film Spin- Off ditujukan untuk menceritakan secara fokus terhadap suatu kejadian atau karakter pendukung, yang biasanya memiliki fanbase tersendiri atau tanpa diduga menjadi ikon dari film tersebut dan kerap menjadi scene stealer di setiap penampilannya. Seperti: Puss in Boots dan U.S. Marshals

Contoh: The Scorpion King, Annabelle, The Bourne Legacy, Planes, Penguins of Madagascar, Elektra

CROSS- OVER

Cross- Over adalah sebuah istilah yang dipakai untuk menyebutkan sebuah film yang mempertemukan beberapa karakter yang sebelumnya sudah terkenal dan dimunculkan di film lain. Cross- Over movie sendiri sudah menjadi trend dalam satu dekade belakangan ini. Baik yang murni benar- benar cross- over resmi dari sebuah film seperti Alien vs. Predator dan The Avengers, maupun yang hanya menggunakan karakter terkenal tapi bukan cross- over resmi seperti Underworld dan Van Helsing. Terkadang kemunculan suatu karakter yang sudah terkenal dalam sebuah film juga bisa disebut cross-over meskipun bukan menjadi bagian cerita inti. Seperti: E.T. dalam Star Wars Episode I: The Phantom Menace dan kemunculan karakter Ray Nicolette di film Jackie Brown dan Out Of Sight.

Contoh: Freddy vs. Jason, Who Framed Roger Rabbit, dan kemunculan puluhan karakter Pixar di film- film Pixar lainnya.

CATATAN KAKI:

Seiring perkembangan jaman dan juga kreativitas manusia, banyak status prekuel sebuah film dijadikan sebuah twist yang menarik. Seperti halnya Furious 6  dan Final Destination 5

Dan seiring juga dengan perkembangan jaman, banyak film- film yang sampai sekarang menjadi perdebatan apakah itu sebuah prekuel ataukah murni reboot. Sumber permasalahannya satu, yaitu menggunakan aktor yang sama di satu (atau lebih karakter populer yang sama). Seperti X-Men: The Last Stand dan Terminator: Genysis. (dnf)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *